Kemarahan yang positif

Posted under Artikel on : 08/11/2014 15:35:42

Ada sebuah hadits pendek yang biasa disampaiakan kepada santri Hadits Larangan Marah yaitu " Jangan Marah Maka Syurga Bagimu ". Hadits ini adalah salah satu materi yang di ajarkan di al farras agar dapat menjadi ingatan bagi santri tentang larangan marah. Tapi kali ini penulis ingin menyampaikan tentang kisah tentang marah yang positif, apa itu? 

Di kisahkan seorang ibu imam besar masjidil kharam, suatu kisah yang sungguh - sungguh menakjubkan. Kadang seorang ibu sangat mudah sekali dibuat marah oleh putra - putrinya baik dengan perkataan, perbuatan atau hal - hal yang lain. Nah, beda dengan kisah yang satu ini suatu ketika sang ibu Syeh Abdurrahman As Sudais akan kedatangan tamu kehormatan, maka dia menyiapkan hidangan untuk tamunya dengan memasak kambing. 

Ketika hidangan sudah siap saji masuklah Sudais kecil kedalam rumahnya  dan alangkah kagetnya ibu sudais ketika melihat apa yang dilakukan anaknya atas hidangan yang sudah siap disajikan. Yang dilakukan Sudais kecil adalah menaburkan pasir kedalam hidangan kambing tersebut.  Sang ibupun akhirnya marah atas apa yang dilakukan putranya ,"Sudais, dasar anak nakal ! Awas ya aku do'akan  kamu kalau sudah besar nanti akan menjadi IMAM MASJIDIL HARAM. 

Kemarahan seorang ibu yang diiringi dengan do'a yang positif terhadap anaknya, dan kemarahan itupun terwujud menghantarkan Sudais kecil menjadi Seorang Syeikh Abdurrahman As Sudais Imam Masjidil Kharam sekaligus seorang hafidz yang memiliki suara yang memukau, indah dan menyentuh bagi makmumnya.

Subhanallah, sebuat kisah yang menjadi inspirasi , motivasi dan evaluasi bagi orang tua ketika diuji dengan kelakuan anaknya yang membuat orang tuanya harus marah, tapi kemarahan itu menghatarkan sebuah nilai positif atas perkembangan dan pertumbuhan anaknya.

( Materi Parenting Orang Tua Santri LTA )