FUNGSI DAN PERAN MASJID - 2

Posted under Artikel on : 31/10/2014 16:14:59

BEBERAPA FUNGSI DAN PERAN MASJID 
Masjid memiliki fungsi dan peran yang dominan dalam kehidupan umat Islam, beberapa di antaranya adalah: 


1. Sebagai tempat beribadah 

Sesuai dengan namanya Masjid adalah tempat sujud, maka fungsi utamanya adalah sebagai tempat ibadah shalat. Sebagaimana diketahui bahwa makna ibadah di dalam Islam adalah luas menyangkut segala aktivitas kehidupan yang ditujukan untuk memperoleh ridla Allah, maka fungsi Masjid disamping sebagai tempat shalat juga sebagai tempat beribadah secara luas sesuai dengan ajaran Islam. Baik shalat wajib ataupun shalat - shalat sunnah. Ketika masyarakat dan ummat sudah membiasakan untuk berpusat dalam berjama'ah dalam shalat fardhu apakah subuh, dhuhur, ashar, magrib dan isya' adalah sebuah pembiasaan untuk taat pada imam shalat, untuk saling menghargai antara satu dengan yang lainnya. Begitu jugga dengan shalat sunnahnya apakah shalat tarawih, shalat dhuha, shalat gerhana, shalat mayat  dan shalat sunnah rawatibnya.

Dengan menjadikan masjid sebagai pusat tempat ibadah ini menjadi persatuan dan kesatuan akan terjalin, ikatan ukhuwah akan terikat dan semakin dekat.

 

2. Sebagai tempat menuntut ilmu 

Masjid berfungsi sebagai tempat untuk belajar mengajar, khususnya ilmu agama yang merupakan fardlu ‘ain bagi umat Islam. Disamping itu juga ilmu-ilmu lain, baik ilmu alam, sosial, humaniora, keterampilan dan lain sebagainya dapat diajarkan di Masjid. Sebagai pusat untuk menuntut ilmu bisa dilakukan baik secara skala besar atau sekala berkelompok - kelompok ( Halaqah ). Kegiatannyapun bisa berupa seminar, diklat, atau pusat perkuliahan.

 

3. Sebagai tempat pembinaan jama’ah

Dengan adanya umat Islam di sekitarnya, Masjid berperan dalam mengkoordinir mereka guna menyatukan potensi dan kepemimpinan umat. Selanjutnya umat yang terkoordinir secara rapi dalam organisasi Ta’mir Masjid dibina keimanan, ketaqwaan, ukhuwah imaniyah dan da’wah islamiyahnya. Sehingga Masjid menjadi basis umat Islam yang kokoh.

Pembinaan baik secara spiritual maupun bukan dalam memberikan solusi atas jama'ah massjid tersebut, sehingga jama'ah masjid merasa bahwa masjid adalah mampu memberikan solusi bagi jama'ahnya dengan pembinaan yang dilakukan pengurusnya.

 

4. Sebagai pusat da’wah dan kebudayaan Islam 

Masjid merupakan jantung kehidupan umat Islam yang selalu berdenyut untuk menyebarluaskan da’wah islamiyah dan budaya islami. Di Masjid pula direncanakan, diorganisasi, dikaji, dilaksanakan dan dikembangkan da’wah dan kebudayaan Islam yang menyahuti kebutuhan masyarakat. Karena itu Masjid, berperan sebagai sentra aktivitas da’wah dan kebudayaan. Ketika masjid menjadi pusat da'wah maka akan semakin baik dan terorganisir dengan baik, begitu juga untuk melestarikan kebudayaan islam dari segala bidang.

 

5. Sebagai pusat kaderisasi umat 

Sebagai tempat pembinaan jama’ah dan kepemimpinan umat, Masjid memerlukan aktivis yang berjuang menegakkan Islam secara istiqamah dan berkesinambungan. Patah tumbuh hilang berganti. Karena itu pembinaan kader perlu dipersiapkan dan dipusatkan di Masjid sejak mereka masih kecil sampai dewasa. Di antaranya dengan Taman Pendidikan Al Quraan (TPA), Remaja Masjid maupun Ta’mir Masjid beserta kegiatannya. Kaderisasi adalah generassi penerus ketika masjid dioptimalakan systemnya maka tidak akan pernah terputus dalam pembentukan generasi tersebut, apakah untuk kepengurusan di masjid maupun di masyarakat.

 

6. Sebagai basis Kebangkitan Umat Islam 

Abad ke-lima belas Hijriyah ini telah dicanangkan umat Islam sebagai abad kebangkitan Islam. Umat Islam yang sekian lama tertidur dan tertinggal dalam percaturan peradaban dunia berusaha untuk bangkit dengan berlandaskan nilai-nilai agamanya. Islam dikaji dan ditelaah dari berbagai aspek, baik ideologi, hukum, ekonomi, politik, budaya, sosial dan lain sebagainya. Setelah itu dicoba untuk diaplikasikan dan dikembangkan dalam kehidupan riil umat. Menafasi kehidupan dunia ini dengan nilai-nilai Islam. Proses islamisasi dalam segala aspek kehidupan secara arif bijaksana digulirkan.

 

Umat Islam berusaha untuk bangkit. Kebangkitan ini memerlukan peran Masjid sebagai basis perjuangan. Kebangkitan berawal dari Masjid menuju masyarakat secara luas. Karena itu upaya aktualisasi fungsi dan peran Masjid pada abad lima belas Hijriyah adalah sangat mendesak (urgent) dilakukan umat Islam. Back to basic, Back to Masjid.